Denny mengatakan, pembelajaran tersebut kini diperkuat agar usaha yang dirintis mahasiswa tidak berhenti sebagai proyek perkuliahan. Mahasiswa didorong mulai menata usaha secara lebih serius, termasuk memiliki legalitas dan pengelolaan usaha yang jelas.
Ia berharap usaha yang dibangun mahasiswa nantinya tidak hanya menciptakan pekerjaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi orang lain. “Mudah-mudahan mereka ini bisa membantu rekan-rekan lain yang untuk kebutuhan kerja,” ujarnya.
Prof. Trianggoro Wiradinata, Wakil Rektor Bidang Student Affairs, Employability, and Industry Collaboration menambahkan bahwa selain entrepreneurship, UC juga memperkuat aspek kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja dengan mempertemukan pembelajaran dan kebutuhan industri.
Ia mengatakan, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan pengalaman kerja melalui keterlibatan langsung dengan industri. Bahkan, kampus juga menghadirkan pelaku industri hingga CEO untuk memberikan pengalaman dan wawasan kepada mahasiswa.
“Memberikan pendidikan yang terbaik, berkualitas, itu memastikan tidak hanya keilmuan mereka, tetapi karakter mereka,” ucapnya.

NOW ON AIR SSFM 100

