Lebih lanjut, Denny mengatakan bahwa penguatan kesiapan kerja juga dilakukan melalui program magang yang bukan sekadar formalitas untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi sebagai harapan pintu masuk mahasiswa menuju dunia kerja.
Dalam hal ini, kampus juga memanfaatkan jaringan grup Ciputra untuk memperluas kesempatan mahasiswa mendapatkan pengalaman magang di dunia industri.
Sementara itu, berdasarkan survei terakhir terhadap lulusan tahun 2025, Tri menyebut tiga dari lima lulusan UC Surabaya memilih menjadi entrepreneur. Sementara lulusan lainnya memilih melanjutkan studi maupun berkarier sebagai profesional.
Tri menambahkan, kampus juga tetap memberikan pendampingan bagi lulusan yang belum langsung memasuki dunia kerja. Menurutnya, kondisi tersebut tidak selalu berarti menganggur karena sebagian lulusan berada dalam masa tunggu untuk melanjutkan pendidikan atau mencari kesempatan kerja yang sesuai.
“Kita bantu juga, kita arahkan supaya mereka bisa mendapatkan kesempatan untuk menjadi dirinya versi yang terbaik,” ujarnya.
Dengan penguatan tersebut, kampus menargetkan lulusannya tidak hanya mampu bersaing mendapatkan pekerjaan, tetapi juga memiliki kemampuan menciptakan peluang kerja di tengah tantangan pengangguran terdidik.(ris/bil/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

