Sebagai upaya mencegah anak putus kuliah karena orang tua meninggal dunia, Universitas Ciputra (UC) Surabaya memberi perlindungan berupa penanggung biaya pendidikan.
Michael Herry Tera Vice Rector for Operations, Technology, and Resources UC mengatakan, saat ini sudah ada 18 mahasiswa yang menerima manfaat dari program perlindungan biaya pendidikan tersebut dengan total nilai pertanggungan mencapai Rp1,9 miliar.
“Kehilangan sosok pencari nafkah tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga. Namun kami percaya, musibah tidak boleh memutus kesempatan mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan hingga lulus,” katanya dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di UC Surabaya, pada Jumat (17/7/2026).
Tera menjelaskan, mahasiswa yang orang tuanya meninggal cukup melapor ke program studi atau bagian finance dengan melengkapi dokumen seperti akta kematian dan kartu keluarga.
“Setelah proses administrasi selesai, dananya akan cair dan dipakai untuk pembiayaan kuliah sampai mereka di semester delapan selesai,” ucapnya.

NOW ON AIR SSFM 100

