Dari hasil olah TKP, polisi menyita satu tabung gas LPG 50 kilogram lengkap dengan perangkatnya. Selain itu, polisi mengamankan beberapa kompor gas satu tungku dan satu kipas angin.
“(Tabung gasnya) satu,” tegas Sukris.
Tabung LPG tersebut ditemukan di bagian belakang ruko, tepatnya di area dapur lantai satu.
Sukris mengatakan dugaan penyebab ledakan masih dianalisis oleh Tim Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur. Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kejadian tersebut.
Ledakan LPG itu sendiri terjadi pada Selasa sekitar pukul 07.42 WIB di ruko restoran kawasan Perumahan San Antonio, Mulyorejo, Surabaya.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah bangunan ruko di sekitar lokasi mengalami kerusakan. Kendaraan yang berada di depan ruko, termasuk mobil dan sepeda motor, juga dilaporkan mengalami kerusakan. (saf/ipg)











