Pemenang ditentukan berdasarkan efisiensi energi kendaraan. Semakin jauh jarak yang dapat ditempuh dengan konsumsi energi atau bahan bakar yang semakin sedikit, semakin tinggi tingkat efisiensinya.
Keberhasilan tahun ini memperpanjang catatan prestasi Nogogeni ITS di KMHE. Pada 2025, tim yang sama juga meraih Juara 1 kategori Urban Listrik dan Urban Etanol.
Bagi Nogogeni ITS, kompetisi tersebut tidak semata-mata menjadi arena untuk mengejar gelar juara. Pengembangan kendaraan hemat energi juga menjadi bagian dari riset mahasiswa untuk menghasilkan teknologi transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Hafiz mengatakan semangat tersebut juga berkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama energi bersih dan terjangkau, penanganan perubahan iklim, serta kemitraan untuk mencapai tujuan.
“Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa mampu menghadirkan solusi transportasi yang efisien dan berkelanjutan. Semangat ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 7 tentang energi bersih dan terjangkau, poin 13 tentang penanganan perubahan iklim, serta poin 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. Semoga Nogogeni ITS terus menjadi yang terbaik,” tutur Hafiz. (saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

