Kepada penasihat seniornya, Trump menyatakan keyakinan bahwa Teheran tidak akan melanjutkan program nuklir selama ia menjabat. Keyakinan itu disebut muncul setelah Amerika Serikat menghancurkan tiga fasilitas nuklir Iran pada 2025.
Dalam sejumlah pertemuan terakhir, Trump juga dikabarkan menilai ancaman serangan AS terhadap Iran sudah cukup menjadi penggentar bagi Teheran.
Para pejabat mengisyaratkan, Trump bisa saja memilih memperpanjang gencatan senjata hingga waktu yang tidak ditentukan, selama Washington mampu mengendalikan program nuklir Iran.
Trump juga disebut akan mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran jika Teheran membuka Selat Hormuz secara penuh.
Sebelumnya, Trump menyampaikan telah meminta pembatalan serangan lanjutan terhadap Iran di tengah harapan tercapainya perjanjian damai. Perjanjian itu diharapkan mencakup pembukaan Selat Hormuz dan kesepakatan terkait program nuklir Iran.

NOW ON AIR SSFM 100

