Jumat, 16 Oktober 2026

Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Bicara Kemiskinan hingga BUMN

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Prabowo Subianto Presiden RI secara resmi menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang pada Senin (31/8/2026). Foto: BPMI Setpres

“Uang inilah yang kita alihkan, yang kita gelontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat. Ini yang kita pakai,” kata Prabowo.

Selain efisiensi, Prabowo menekankan pentingnya menjaga kemandirian pembiayaan pembangunan.

Pemerintah, kata Prabowo, tetap membuka peluang investasi asing dan domestik, tetapi berupaya mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan berbasis utang.

“Kita sekarang berusaha tidak mau terlalu banyak pinjam-pinjam uang dari mana-mana. Ajak investasi boleh, kalau kita pinjem uang, kita mau pinjam uang yang bunganya sekecil mungkin,” katanya.

Prabowo juga mengungkap pemerintah sempat menolak tawaran pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang disampaikan ketika Menteri Keuangan berada di Washington DC.

“Saya kira kemarin, beberapa bulan yang lalu, kaget Menteri Keuangan kita di Washington DC ditawarin pinjeman dari IMF, kita tolak. Terima kasih Indonesia masih bisa tanpa pinjaman dari IMF,” pungkas Prabowo. (ris/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
35o
Kurs