Kamis, 15 Oktober 2026

Yenny Wahid: Demonstrasi dan Chaos Bukan Kultur NU

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Yenny Wahid politikus sekaligus putri Presiden ke-4 RI K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur hadir dalam kegiatan Muktamar Ke-35 NU, di Jombang, Jawa Timu. Foto: Antara

Yenny Wahid politikus sekaligus putri Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Presiden ke-4 RI menilai demonstrasi yang disertai kemarahan hingga perusakan fasilitas bukan merupakan kultur Nahdlatul Ulama (NU).

Menurutnya, perbedaan yang muncul dalam Muktamar ke-35 NU seharusnya diselesaikan melalui musyawarah, bukan dengan tindakan anarkis.

“Sebetulnya demonstrasi, lalu kemudian chaos, marah-marah itu bukan kulturnya NU. Kultur NU itu musyawarah. Semua hal, semua perbedaan seyogianya dimusyawarahkan,” kata Yenny di Jombang, Jawa Timur, Sabtu (31/8/2026) yang dikutip Antara.

Pernyataan itu disampaikan Yenny menanggapi dinamika yang terjadi selama Muktamar ke-35 NU, termasuk aksi demonstrasi dan ketegangan setelah muncul sejumlah keputusan dalam forum.

Ia menilai pihak yang kecewa terhadap hasil muktamar seharusnya tetap menghormati keputusan yang telah menjadi kesepakatan para muktamirin.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Kamis, 15 Oktober 2026
32o
Kurs