Universitas Terbuka (UT) Surabaya mendorong 1.532 calon wisudawan menjadi lulusan yang siap bertumbuh dalam dunia kerja dan berdampak bagi masyarakat.
Suparti Direktur UT Surabaya mengatakan, upaya itu dilakukan oleh perguruan tinggi dengan memberi pembekalan sehari sebelum wisuda.
“Menjadi alumni bukanlah akhir dari proses belajar, tetapi awal untuk terus bertumbuh, berkarya, dan memberikan dampak nyata,” katanya di Airlangga Conventions Center (ACC) Surabaya pada Sabtu (18/4/2026).
Langkah itu menurutnya, bagian dari strategi perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya kerja, tetapi juga siap berkontribusi bagi masyarakat.
Suparti mendorong seluruh lulusan agar punya komitmen untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri sepanjang hayat.
Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya berkarya sebagai kemampuan untuk mengaktualisasikan ilmu dalam bentuk inovasi dan kinerja nyata.
Serta, ia menanamkan pentingnya berdampak sebagai kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan.
“Ini mengandung tiga kekuatan utama yang menjadi arah pengembangan alumni,” tegasnya.
Sementara itu, Dahlan Iskan yang menjadi pembicaram menekankan pentingnya lulusan memiliki sikap berani dalam melewati berbagai halang rintang dan memanfaatkan peluang untuk masa depan.
“Harus punya keberanian dalam mengambil peluang dan konsistensi dalam berkarya,” tegasnya.
Tri Dyah Prastiti pembicara lainnya menambahkan bahwa lulusan juga tidak boleh berhenti belajar meski sudah dikukuhkan menjadi wisudawan dan wisudawati nantinya, melainkan harus tetap menuntut ilmu sampai kapan pun.
“Pembelajaran harus dilakukan sepanjang hayat dalam menghadapi dinamika global,” imbuhnya.
Seluruh upaya itu, tegasnya, untuk pengembanan diri yang mampu menghadirkan inspirasi dan berdampak baik bagi masyarakat luas. (ris/saf/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
