Jumat, 9 Oktober 2026

Wali Kota Surabaya Copot Lurah Tambak Wedi Usai Warga Keluhkan Dugaan Praktik Jual Beli Stan SWK

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat Yusufian Lurah Tambak Wedi menandatangani pelantikan jabatan menjadi Kasi Kelurahan Kalisari setelah dicopot dari jabatan Lurah Tambak Wedi, Kamis (9/7/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Pelaporan untuk mengungkap dugaan praktik jual beli yang dikeluhkan pedagang SWK namun tidak diakui oleh orang yang disebut menerima uang.

“Jadi maka karena kita negara hukum ya kita selesaikan dalam polres,” tegasnya.

Total ada 5 pedagang yang mengaku jadi korban dugaan praktik jual beli stan SWK tersebut.

“Ada yang enggak bisa masuk karena enggak bisa bayar, ada yang masuk membayar terpaksa, ada juga,” ungkapnya.

Ia menegaskan mutasi jabatan tidak hanya terjadi di Tambak Wedi. Menurutnya, perpindahan dari lurah menjadi kepala seksi bukan penurunan jabatan karena keduanya memiliki eselon yang sama. Perbedaannya terletak pada fungsi jabatan, di mana lurah menjadi pimpinan di tingkat kelurahan.

Diketahui total ada 32 ASN yang dimutasi. Di antaranya lurah perempuan yang memutuskan mundur usai dimintai komitmen untuk siaga malam hari, kemudian lurah yang menjabat 5 tahun, melebihi batas yang diminta Eri 3 tahun. Lalu terakhir karena evaluasi kinerja lurah soal pengawasan di lapangan. (lta/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 9 Oktober 2026
28o
Kurs