Berdasar data dari pendengar Radio Suara Surabaya yang bergabung melalui telepon dan pesan WhatsApp, sebanyak 73 persen pendengar (102 voters) memilih setuju dengan skema MBG prasmanan. Sedangkan 27 persen (37 voters) sisanya tidak setuju.
Sementara respons polling di Instagram @suarasurabayamedia, sebanyak 52 persen pengguna (85 votes) memilih tidak setuju dengan skema MBG prasmanan. Sedangkan 48 persen (79 votes) memilih setuju.
Mengenai hal itu, Prof Dr Martadi Wakil Rektor 1 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang juga pengamat pendidikan, menilai skema MBG prasmanan tidak hanya memberikan makan, tapi ada nilai edukatif bagi siswa.
“Menurut saya, skema MBG prasmanan tidak sekadar memberikan makan. Tapi juga memberikan nilai edukatif pada anak-anak dan pasti akan ada plus minus,” katanya, saat onair di Radio Suara Surabaya, Kamis (8/10/2026).
Martadi berpendapat, skema MBG prasmanan ini harus dirancang sebaik mungkin. Pola penyajian MBG sebenarnya hanya urusan teknis, tapi sebaiknya harus ada nilai lain yang bisa dipetik oleh anak-anak.
NOW ON AIR SSFM 100

