Kamis, 2 Februari 2023

FIFA Sanksi Kroasia Rp830 Juta karena Nyanyian Xenofobia Pendukungnya

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Para pemain Kroasia melakukan selebrasi setelah memenangi laga penyisihan Grup F Piala Dunia 2022 Qatar kontra Kanada di Khalifa International Stadium, Doha, Minggu (27/11/2022). Kroasia menang 4-1 atas Kanada. Foto: Antara

FIFA menjatuhkan sanksi kepada Kroasia menyusul nyanyian para pendukungnya yang berbau xenofobia, kebencian terhadap orang dari negara lain, yang ditujukan kepada kiper Kanada Milan Borjan di salah satu laga Piala Dunia 2022.

“Federasi sepak bola Kroasia diharuskan membayar denda sebesar 5.000 franc (sekitar Rp830 juta) terkait tingkah suporter Kroasia selama pertandingan FIFA Piala Dunia antara Kroasia vs Kanada pada 27 November,” demikian pernyataan FIFA dikutip AFP seperti dilaporkan Antara, Kamis (8/12/2022).

Selama pertandingan di Doha Qatar itu berlangsung, pendukung Kroasia secara verbal menyerang Borjan, keturunan etnik Serbia yang lahir di Kroasia tapi meninggalkan negara itu ketika masih anak-anak.

Mereka juga membentangkan spanduk, salah satunya yang mengacu ke operasi militer 1995 yang mengakhiri perang kemerdekaan Kroasia.

Selama dan setelah operasi tersebut ada lebih dari 200.000 warga etnik Serbia yang meninggalkan Kroasia, termasuk keluarga Borjan.

Hukuman bagi Kroasia itu dijatuhkan 48 jam berselang setelah mereka mengamankan tiket melawan Brazil pada perempat final yang digelar Jumat (9/12/2022) besok.

Selain Kroasia, federasi sepak bola Serbia juga terkena hukuman dari FIFA, yang menjatuhkan denda 20.000 Swiss franc (setara Rp332 juta), menyusul bendera kontroversial yang menggambarkan Kosovo terpasang di ruang ganti pemain saat pertandingan mereka melawan Brazil.

Federasi sepak bola Kosovo (FFK) mengajukan komplain ke FIFA setelah foto yang menunjukkan bendera Serbia dengan peta yang termasuk wilayah Kosovo sebagai negara mereka dicap dengan slogan “tidak akan ada kata menyerah”.

Kosovo, yang merupakan bekas provinsi Yugoslav dengan penduduk mayoritas Albania, menyatakan kemerdekaan dari Serbia pada 2008, namun Beograd (ibukota Serbia) menolak untuk mengakuinya.

FIFA juga menjatuhkan sanksi kepada Arab Saudi yang memborong total enam kartu kuning saat melawan Argentina dan Meksiko. Federasi negara tersebut mendapat dua sanksi, yang masing-masing berupa denda 15.000 Swiss franc atau sekira 250 juta rupiah.(ant/dfn)

Berita Terkait