Rabu, 17 Agustus 2022

Raih 9 Emas, Judo Tuna Netra Lampaui Target Asean Para Games Solo 2022

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Tim Judo Tuna Netra Indonesia. Rabu (3/8/2022) Foto: kemenpora.go.id

Judo Tuna Netra Indonesia mempersembahkan 9 emas, 5 perak dan 3 perunggu selama tiga hari penyelenggaraan ASEAN Para Games 2022 dari 10 nomor yang dipertandingkan.

Tim Judo Tuna Netra Indonesia menambah dua emas di hari terakhir penyelenggaraan di Tirtonadi Convention Hall, Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/8/2022). Tim Indonesia kembali menunjukkan keperkasaannya di nomor beregu putra kelas -60 kg, -73 kg, dan +73 kg dan putri yang mempertandingkan kelas -48 kg, -57 kg, dan +57 kg.

Skuad blind judo putra Indonesia menurunkan Junaedi, Shidiqrafli Ahmad dan Tony Ricardo Mantolas. Mereka berhasil menang mutlak atas Thailand, Vietnam dan Filipina. Ganjalan terbesar tim putra Indonesia adalah saat menghadapi Thailand, Junaedi harus bertanding ekstrakeras menaklukkan Kongsuk Vitoon.

Sementara itu di pertandingan beregu putri yang diikuti dua negara, yakni Filipina dan Indonesia, dimenangkan tuan rumah Indonesia.

Menurunkan skuad Novia Larrasati, Garini Melinda Artia, Fadillah Nurul, dan Maghfira Balgis Mega, tim Indonesia menang mudah atas Filipina. Dengan hasil ini, dipastikan Indonesia menambah dua emas dari beregu putra dan putri blind judo di hari akhir pertandingan APG XI 2022.

Imam Kuncoro tim Pelatih Judo Tuna Netra Indonesia bersyukur atas target yang sesuai ekspektasi. Blind Judo Indonesia melebihi target yang dibebankan yakni 7 medali emas.

“Hari ini sudah kami katakan, akan sapu bersih lagi dua emas. Alhamdulillah target itu tercapai,” tuturnya.

Kuncoro mengatakan, pertarungan sengit memang sudah diprediksi saat Junaedi bertemu lagi dengan Kongsuk Vitoon. Namun tim pelatih optimistis, Junaedi bisa menuntaskan perlawanan untuk memberikan kemenangan bagi Indonesia.

“Junaedi kan masuk 12 besar Asia, jadi jangan sampai kalah dengan pejudo dari Asia Tenggara. Lawan Vitoon ini sangat sengit dan sempat bikin kami deg-degan. Junaedi menunjukkan kualitasnya di beregu dengan menang angka atas Vitoon,” pungkas Kuncoro dalam situs Kemenpora.

Satu-satunya emas yang lolos dari genggaman Indonesia yakni di hari pertama saat Junaedi kalah dari Kongsuk Vitoon di kelas Men’s Individual J1 -60 kg.

Di hari pertama blind judo mendulang tiga emas dan dua perak, emas Indonesia disumbangkan Bayu Aji Pangestu di Men’s Individual J2 -60 kg, Shidqirafli Rafli Ahnaf di Individual Men’s J1 -73 kg, Sahrul Sulaiman di Men’s Individual J2 -73 kg.

Perak diraih Agung Gondolimo di Men’s Individual J2 -73 kg serta Junaedi di J1 -60 kg.Di hari kedua, Indonesia secara keseluruhan di membukukan 4 emas, 3 perak dan 3 perunggu.

Empat emas kontingan Indonesia disumbangkan Gian Nita Rusmanto yang turun di nomor Women’s Individual -57 kg, Maghfira Balgis Mega (Women’s Individual +57 kg), Tony Ricardo Mantolas (Men’s Individual J1 & J2 +90 kg) dan Fajar Pambudi (Men’s Individual J1 & J2 -90 kg).

Sementara perak disumbang Garini Melinda Artia (Women’s Individual -57 kg), Siska Roma (Women’s Individual +57 kg), dan Bate E Junifor (Men’s Individual J1 & J2 -90 kg). Adapun tiga perunggu atas nama Larassati Novia dan Marialam Sihilotang yang turun di Women’s Individual -57 kg, dan Sambaouw Ranto Herli Imanuel (Men’s Individual J1 & J2 -90 kg).(dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Rabu, 17 Agustus 2022
26o
Kurs