Selain itu, mural juga menampilkan perpaduan nilai sejarah, identitas klub, serta semangat generasi suporter yang terus menjaga eksistensi Bajul Ijo hingga hari ini.
“Melalui mural ini saya ingin menunjukkan bahwa Persebaya terus hidup dan berkembang bersama Bonek dan Bonita. Semangatnya terus diwariskan dari generasi ke generasi,” tambahnya.
Karya yang dibuat Ary tersebut berhasil menarik perhatian tim penilai karena mampu menggabungkan poin-poin yang ditentukan penyelenggara, mulai dari maskot hingga identitas yang merepresentasikan semangat kolaborasi.
Ary mengatakan, penghargaan itu menjadi penyemangat bagi dirinya untuk terus berkarya dan menghadirkan mural-mural terbaik di masa mendatang.
“Kemenangan ini menjadi apresiasi yang sangat berarti bagi saya sebagai seniman. Semoga bisa menjadi motivasi untuk terus belajar dan menghasilkan karya yang lebih baik lagi,” ujarnya.












