Senin, 21 September 2026

Debut Bersama Apriyani Rahayu, Bagas Maulana Ingin Kembali ke Level Tinggi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Pasangan Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil berhadapan dengan Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi asal China dalam perempat final Pontianak Indonesia Masters 2026 pada Jumat (4/9/2026). Foto: PBSI

Bagas Maulana pebulu tangkis Indonesia, akan memulai kiprahnya sebagai partner Apriyani Rahayu di nomor ganda sampuran dalam Surabaya International Challenge 2026. Kejuaraan ini berlangsung pada 22-27 September di GOR Bulu Tangkis Sudirman, Surabaya.

Pasangan Bagas/Apriyani baru diumumkan pada 8 September lalu. Bermain di nomor ganda campuran bukan hal baru untuk Bagas. Sebelumnya, ia dipasangkan dengan Indah Cahya Sari Jamil sejak Juli 2026.

“Ketika digeser ke ganda campuran dan berpasangan dengan Indah, menurut saya itu klop. karena sebelumnya saya juga berpasangan dengan Indah saat menjadi runner-up di PON Papua,” ujar Bagas.

Sebelumnya, pada Maret 2026, Bagas dipasangkan dengan Muhammad Putra Erwiansyah di nomor ganda putra. Kemudian Bagas menjadi partner Leo Rolly Carnando di ganda putra sejak 2024 hingga awal 2026.

Ditemui di Surabaya pada Senin (21/9/2026), Bagas menjelaskan bahwa pergantian pasangan itu merupakan salah satu cara untuk menemukan partner yang pas.

Termasuk di antaranya keputusan untuk memindahkan Bagas dari nomor ganda putra ke ganda campuran sejak pertengahan 2026. Baru beberapa bulan dipasangkan dengan Indah, kini Bagas akan berduet dengan Apriyani.

“Menurut saya tidak apa-apa. Pelatih pasti ingin mencari yang terbaik untuk atlet-atletnya. Ya tidak apa-apa sih, yang penting kami siap aja di lapangan,” terang Bagas.

Menyambut Surabaya International Challenge 2026, Bagas mengaku bahwa persiapannya dengan Apriyani terbilang cukup mepet. Kurang lebih dua pekan saja.

“Persiapan saya (di nomor ganda campuran) sudah tiga bulan hingga saat ini. Saya juga lumayan beradaptasi berpasangan dengan perempuan,” ungkapnya.

Menembus babak perempat final Pontianak Indonesia Masters 2026 bersama Indah Cahya Sari Jamil, menurut Bagas, juga menjadi modal bagus untuk perjalanan berikutnya sebagai partner Apriyani Rahayu.

“Hasil di Pontianak juga lumayan bagi saya. Tidak jelek lah,” ungkap Bagas.

Bagas pun berharap kolaborasinya bersama Apriyani Rahayu bisa berbuah prestasi yang lebih baik. Mengingat kedua atlet ini memiliki riwayat prestasi mentereng.

Ketika berpasangan dengan Muhammad Shohibul Fikri, Bagas pernah menjuarai All England 2022. Sedangkan Apriyani Rahayu meraih medali emas di nomor ganda putri pada Olimpiade Tokyo 2020 bersama Greysia Polii.

“Saya ingin lebih baik lagi. Pada tahun depan saya juga ingin naik level lagi, karena kan sebelumnya saya juga di ganda putra pernah di level tinggi. Maka saya juga ingin meraih prestasi serupa di nomor ganda campuran ini,” ujarnya.

Surabaya International Challenge 2026 sendiri diikuti 279 pebulu tangkis dari 14 negara. Indonesia menjadi kontingen dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 162 atlet.

Malaysia menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak kedua dengan 40 atlet. Berikutnya Chinese Taipei mengirimkan 15 peserta, Singapura 13 peserta, Filipina 11 peserta, Jepang dan Thailand masing-masing sembilan peserta, India tujuh peserta, serta Vietnam enam peserta.

Australia dan Brunei Darussalam masing-masing mengirimkan dua peserta. Sementara Amerika Serikat, Inggris, dan Sri Lanka masing-masing mengirimkan satu peserta.

Turnamen yang berlangsung di Surabaya tersebut menyediakan total hadiah sebesar 20.000 dolar AS. (saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 21 September 2026
29o
Kurs