“Berdasarkan prosedur standar yang ada, komite disiplin FIFA saat ini sedang menilai laporan pertandingan dan mempertimbangkan situasi-situasi terkait dengan laga itu sebelum mengambil keputusan lebih lanjut berdasarkan haluan disiplin FIFA,” demikian pernyataan FIFA yang dikutip laporan BBC, Jumat (17/7/2026).
Untuk diketahui, ini bukan kali pertama Argentina tersangkut persoalan serupa. Pada 2014, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) pernah didenda 20.000 pound sterling (setara sekitar Rp442 juta) oleh FIFA setelah para pemain membentangkan spanduk bertuliskan pesan serupa dalam laga persahabatan melawan Slovenia.
Saat itu, FIFA menilai tindakan tersebut melanggar aturan mengenai aktivitas politik dan perilaku tidak semestinya dalam pertandingan sepak bola.
Menurut BBC, FIFA umumnya menjatuhkan sanksi disiplin beberapa pekan setelah turnamen berakhir. Namun, karena insiden kali ini terjadi dalam ajang Piala Dunia, keputusan bisa saja diambil lebih cepat.
Sementara itu, Ed Davey Pemimpin Partai Liberal Demokrat Inggris mendesak FIFA menjatuhkan hukuman tegas kepada para pemain Argentina, bahkan meminta mereka dilarang tampil pada final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

NOW ON AIR SSFM 100

