Sementara itu, Unai Simon menjadi fondasi kokohnya pertahanan Spanyol. Kiper Athletic Bilbao tersebut hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan, setelah sebelumnya mencatat rekor 650 menit tanpa kebobolan, rentetan clean sheet terpanjang dalam sejarah Piala Dunia.
Satu-satunya gol yang bersarang ke gawangnya terjadi saat Spanyol mengalahkan Belgia 2-1 di babak perempat final.
Pascal Zuberbuhler mantan kiper tim nasional Swiss yang kini memimpin FIFA Technical Study Group, menilai Simon memiliki karakteristik unik dalam membangun permainan dari lini belakang.
“Menarik melihat posisi penjaga gawang saat fase build-up. Unai Simon menjadi bagian dari DNA permainan Spanyol sebagai pemain tambahan ketika membangun serangan. Bola sering dikembalikan kepadanya dan ia berani mengambil risiko untuk membantu lini pertahanan,” kata Zuberbuhler kepada FIFA.
Menurutnya, meski Simon tidak terlalu sering dipaksa melakukan penyelamatan spektakuler, konsistensinya menjaga gawang tetap aman menjadi bukti kualitasnya.

NOW ON AIR SSFM 100

