Kontingen Jawa Timur berhasil menjuarai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pelajar Tarung Derajat BHS Cup 2026, dengan membawa pulang 3 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu.
Rimba Dirgantara Sang Guru Tarung Derajat menilai, pada pertandingan Kejurnas Pelajar Tarung Derajat tahun ini, dia melihat banyak atlet menunjukkan kualitas dan teknik yang dinilai baik untuk usia pelajar.
“Alhamdulillah pertandingan telah selesai. Untuk segi kualitas, peserta menunjukkan teknik-teknik yang bagus untuk usia pelajar-pelajar ini,” katanya, Minggu (30/8/2026).
Selain Jatim, pada Kejurnas Pelajar Tarung Derajat ini dua provinsi lainnya seperti, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali, yang masing-masing meraih juara dua dan tiga.
Menurut Rimba, ini menunjukkan bahwa penyebaran Tarung Derajat sudah cukup merata di Indonesia. Sehingga peraih juara tidak hanya didominasi oleh wilayah barat Indonesia.
“Yang juara hari ini, mereka ada dari Jatim, NTB, kemudian Bali. Ini menunjukkan bahwa penyebaran Tarung Derajat tidak ditentukan karena perguruan pusatnya ada di barat. Jadi sudah sangat menyebar dan merata,” ungkapnya.

Melihat penyebaran Tarung Derajat yang mulai merata di Indonesia, Bambang Haryo Soekartono Ketua Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur yang juga sekaligus Anggota DPR RI, akan mendorong pemerintah untuk kembali menghadirkan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang telah berhenti sejak 2019 lalu.
“Saya akan mendorong ke Kementerian Pendidikan agar Popnas ini diadakan lagi atau diganti dengan kejuaraan lain,” tambahnya.
Menurut BHS sapaan akrabnya, kompetisi di tingkat pelajar dinilai sangat penting terlebih untuk menjaring generasi muda guna pembibitan atlet. (kir/saf/ham)








