Minggu, 30 Agustus 2026

Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Yusril Ihza Mahendra Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan. Foto: Kemenko Kumham Imipas

Yusril Ihza Mahendra Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan meminta masyarakat tidak terprovokasi berbagai informasi yang belum terverifikasi terkait kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat usai demonstrasi pada 27 Agustus 2026.

Yusril menegaskan, aparat penegak hukum masih menyelidiki rangkaian peristiwa yang terjadi setelah aksi demonstrasi tersebut, termasuk meninggalnya seorang warga bernama Bambang dan penganiayaan terhadap siswa kelas 12 bernama Faturrohman.

Menurut Yusril, hingga kini belum ada kesimpulan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas kedua peristiwa tersebut.

“Polda Metro Jaya kini sedang melakukan penyelidikan atas tewasnya Bambang dan penganiayaan terhadap Faturrohman. Belum ada kesimpulan yang dapat diambil mengenai siapa pelaku dan pihak yang bertanggung jawab atas kedua peristiwa tersebut,” kata Yusril dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Penyelidikan, kata dia, masih dilakukan untuk mengurai rangkaian kejadian secara menyeluruh. Aparat juga mendalami kemungkinan adanya pihak yang melakukan, menyuruh, maupun menggerakkan tindakan kekerasan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Minggu, 30 Agustus 2026
28o
Kurs