Sabtu, 29 Agustus 2026

Jatim Punya 500 Lapangan, Pickleball Mulai Bangun Ekosistem dari Grassroot

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Pickleball adalah olahraga raket yang memadukan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja menggunakan paddle serta bola plastik berlubang di lapangan kecil. Foto: iStock

Perkembangan olahraga pickleball di Jawa Timur disebut semakin pesat. Tak hanya ditandai dengan bertambahnya jumlah pemain dan turnamen, ekosistem olahraga ini juga mulai dibangun dari tingkat akar rumput hingga kompetisi internasional.

Eastjava Pickleball Championship (EPC) Piala Gubernur Jawa Timur 2026 menjadi salah satu gambaran perkembangan tersebut. Kejuaraan yang berlangsung di Surabaya ini diikuti sekitar 850 peserta dari enam negara.

Selain Indonesia, pemain dari Australia, Prancis, Belanda, China, dan Rusia turut ambil bagian dalam kompetisi yang mempertandingkan 17 kategori dengan hadiah ratusan juta rupiah itu.

Syaqif Constantin Arsalan Ketua Pengprov Indonesia Pickleball Federation (IPF) Jawa Timur mengatakan, kehadiran pemain internasional memberikan nilai tambah bagi perkembangan pickleball di Jawa Timur.

Atlet lokal memiliki kesempatan menguji kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman menghadapi pemain dari negara lain.

Menurut Syaqif, EPC Piala Gubernur Jatim 2026 tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi, tetapi juga bagian dari pembangunan ekosistem pickleball secara berkelanjutan.

“Ini bukan olahraga fomo karena kita membangun dari grassroot, prestasi, industrialisasi, baru publis,” ujar Syaqif saat ditemui di Surabaya, Sabtu (29/8/2026).

Upaya membangun ekosistem tersebut terlihat dari struktur organisasi IPF Jawa Timur yang saat ini disebut telah terbentuk di 38 kabupaten/kota.

Infrastruktur olahraga pickleball juga terus berkembang, dengan setiap pemerintah kabupaten/kota disebut telah memiliki sedikitnya empat lapangan.

Dengan jaringan tersebut, pembinaan pickleball di Jawa Timur tidak hanya berpusat di kota-kota besar. Pengembangan olahraga diarahkan agar semakin dekat dengan masyarakat sekaligus membuka jalur bagi munculnya atlet baru. (saf/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Sabtu, 29 Agustus 2026
28o
Kurs