Sabtu, 18 Juli 2026

Jelang Final Piala Dunia 2026: Argentina Ingin Juara Lagi, Spanyol Percaya Diri

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Lionel Scaloni pelatih Argentina dan Luis de la Fuente nakhoda Spanyol akan beradu strategi dalam final Piala Dunia 2026 di New Jersey pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Foto: FIFA

Argentina dan Spanyol sama-sama datang dengan keyakinan tinggi menjelang final Piala Dunia 2026 di New Jersey pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Lionel Messi kapten tim nasional Argentina menegaskan, Albiceleste akan mengerahkan seluruh kemampuan demi kembali mengangkat trofi Piala Dunia.

Gelar tersebut akan menjadi pencapaian bersejarah karena Argentina berpeluang menjadi tim pertama sejak Brasil pada 1962 yang mampu menjuarai Piala Dunia secara beruntun. “Kami akan memberikan segalanya,” kata Messi.

Perjalanan Argentina menuju partai puncak tidak sepenuhnya mulus. Tim asuhan Lionel Scaloni itu harus bangkit dari ketertinggalan saat mengalahkan Inggris di semifinal dan Mesir pada babak 16 besar.

Argentina juga dipaksa bermain hingga babak tambahan waktu ketika menghadapi Tanjung Verde dan Swiss. Meski demikian, Scaloni meminta para pemainnya tidak terbebani oleh status final.

“Ini hanya satu pertandingan. Kami tidak boleh terus memikirkan bahwa ini adalah final Piala Dunia,” ujar Scaloni dilansir dari ESPN.

Emiliano Martínez kiper Argentina juga memastikan seluruh skuad siap berjuang demi mempertahankan gelar yang diraih pada edisi sebelumnya.

“Kami memiliki sekelompok pemain dan pelatih yang bekerja sangat keras setiap hari untuk membawa kebahagiaan bagi negara kami. Kami akan memberikan kemampuan terbaik untuk membawa Piala Dunia kembali ke Argentina,” kata Martínez.

Di sisi lain, Spanyol datang ke final dengan modal performa impresif. Tim asuhan Luis de la Fuente tersebut hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen dan sukses menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0 pada semifinal.

Rodri kapten tim nasional Spanyol mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil proses panjang yang telah dibangun selama lima tahun terakhir, sejak menjuarai UEFA Nations League 2023 dan Euro 2024.

“Kami tumbuh secara bertahap. Kami harus terus melakukan hal yang sama karena semua ini merupakan proses selama lima tahun,” kata Rodri.

Menurut peraih Ballon d’Or 2024 itu, Spanyol tidak hanya mengandalkan penguasaan bola, tetapi juga mampu menyesuaikan strategi dengan karakter lawan.

“Kami adalah tim yang lengkap. Kami bisa bertahan, melakukan serangan balik, ataupun menguasai permainan. Itulah alasan kami bisa berada di final,” ujarnya.

Rodri menyadari Argentina merupakan lawan yang sangat tangguh sehingga Spanyol harus meningkatkan kualitas permainan dibanding saat mengalahkan Prancis.

“Saat melawan Prancis kami memainkan salah satu pertandingan terbaik. Namun menghadapi Argentina kami harus naik satu level lagi karena mereka adalah juara bertahan. Saya sangat yakin kami bisa melakukannya,” tegasnya.

Luis de la Fuente nakhoda Spanyol juga memastikan seluruh pemain intinya siap diturunkan, termasuk Lamine Yamal yang sempat mengalami benturan pada paha kiri di semifinal.

“Lamine telah berlatih bersama rekan-rekannya dan kondisinya baik. Dia berada dalam kondisi optimal,” kata De la Fuente.

Meski akan menjadi lawan di final, Rodri tetap memberikan penghormatan kepada Messi yang dinilainya sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola. “Bagi saya, Messi adalah pemain terbaik sepanjang masa,” ucap Rodri. (saf/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Sabtu, 18 Juli 2026
28o
Kurs