Pengkot Pertina Surabaya mengintensifkan sparing dan seleksi atlet sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X/2027. Langkah tersebut dilakukan untuk membentuk skuad tinju terbaik yang mampu mendongkrak prestasi Kota Pahlawan.
Ferlix Prasetya Ketua Pertina Surabaya mengatakan, program sparing menjadi bagian penting dalam proses pemantauan kemampuan atlet sebelum menentukan komposisi tim inti.
“Hari ini ada acara sparing untuk persiapan Piala Wali Kota dan Porprov. Ini sekaligus seleksi atlet,” ujar Ferlix, Kamis (14/5/2026).
Dalam proses seleksi tersebut, Pertina Surabaya menyiapkan sekitar 24 petinju dari berbagai kelas pertandingan. Masing-masing kelas diisi dua atlet yang bersaing memperebutkan posisi utama untuk memperkuat kontingen Surabaya.
Ferlix menyebut potensi atlet tinju di Surabaya cukup besar. Karena itu, pihaknya ingin memastikan hanya petinju terbaik yang dipilih demi memenuhi target prestasi di Porprov mendatang.
“Petinju di Kota Surabaya sebenarnya banyak. Tapi kami seleksi yang terbaik untuk bisa meraih hasil maksimal,” katanya.
Selain melakukan pembinaan terhadap atlet resmi, Pertina Surabaya juga mulai merangkul komunitas boxing dan street fight yang berkembang di Kota Pahlawan. Upaya tersebut dilakukan untuk memperluas pembinaan sekaligus membuka peluang lahirnya atlet potensial dari komunitas nonformal.
“Di Surabaya ada sekitar 16 komunitas. Kami ingin mengumpulkan komunitas-komunitas itu agar petinju bisa disalurkan di bawah naungan Pertina,” ungkapnya.
Sementara itu, Mukti Prijono Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Pertina Surabaya membagikan progres tim tinju Kota Pahlawan menuju Porprov 2027.
“Persiapan sudah 50 persen. Tinggal mendekati hari pelaksanaan, kami lakukan final check lagi,” kata Mukti.
Sebanyak 24 atlet diproyeksikan tampil dalam agenda Piala Wali Kota yang juga dijadikan ajang pematangan tim sebelum turun di Porprov Jawa Timur.
Pertina Surabaya juga mewaspadai kekuatan sejumlah daerah yang selama ini menjadi pesaing utama di cabang olahraga tinju, seperti Kota Batu dan Kabupaten Malang. “Dalam Porprov sebelumnya kami hanya dapat satu emas. Sekarang kami ingin memperbaiki hasil itu,” tegas Mukti. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

