Menurutnya, keikutsertaan atlet daerah di Kejurnas IMC juga berkaitan dengan persyaratan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
Atlet diwajibkan memiliki jam terbang bertanding, sehingga keikutsertaan di kejurnas menjadi salah satu sarana memenuhi syarat tersebut.
“Jadi, kami memberikan stimulus kepada kabupaten/kota bahwa memang ada prasyarat untuk menuju Porprov. Porprov itu mereka harus mengikuti liga tiga kali dalam satu tahun, tapi untuk mengikuti kejurnas ini mereka terhitung sudah tiga kali ikut liga. Sehingga itu yang mendorong kabupaten/kota mengirimkan atletnya di kejurnas,” ujarnya.
Meski membawa atlet dari berbagai kelompok usia, Baso menegaskan fokus utama Jawa Timur berada di kategori elite dan U-23.
Dua kelompok tersebut diproyeksikan menjadi tulang punggung tim menuju Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar tahun depan.








