Selasa, 4 Agustus 2026

Muaythai Jatim Kirim 87 Atlet ke Kejurnas IMC 2026, Bidik Juara Umum

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya sekaligus Liga Muaythai Jawa Timur Seri II, digelar pada 24–26 April 2026 di City of Tomorrow (CITO). Foto: MI Surabaya

Kontingen Muaythai Jawa Timur menargetkan gelar juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 yang digelar di Bekasi pada 5–10 Agustus 2026.

Untuk mewujudkan target tersebut, Jawa Timur mengirimkan 87 atlet yang akan bertanding di kategori elite, U-23, remaja, dan youth.

Baso Juherman Ketua Muaythai Indonesia (MI) Jawa Timur mengatakan, besarnya jumlah atlet yang diberangkatkan merupakan hasil dari sistem pembinaan yang berjalan di kabupaten dan kota di Jatim.

Selain mengejar prestasi, keikutsertaan para atlet juga menjadi bagian dari proses regenerasi sekaligus menambah pengalaman bertanding di level nasional.

“Agar pembinaan tidak berhenti, seluruh atlet Puslatda maupun atlet usia muda dari daerah kami bawa untuk bertanding, menambah pengalaman sekaligus meraih prestasi,” kata Baso.

Menurutnya, keikutsertaan atlet daerah di Kejurnas IMC juga berkaitan dengan persyaratan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

Atlet diwajibkan memiliki jam terbang bertanding, sehingga keikutsertaan di kejurnas menjadi salah satu sarana memenuhi syarat tersebut.

“Jadi, kami memberikan stimulus kepada kabupaten/kota bahwa memang ada prasyarat untuk menuju Porprov. Porprov itu mereka harus mengikuti liga tiga kali dalam satu tahun, tapi untuk mengikuti kejurnas ini mereka terhitung sudah tiga kali ikut liga. Sehingga itu yang mendorong kabupaten/kota mengirimkan atletnya di kejurnas,” ujarnya.

Meski membawa atlet dari berbagai kelompok usia, Baso menegaskan fokus utama Jawa Timur berada di kategori elite dan U-23.

Dua kelompok tersebut diproyeksikan menjadi tulang punggung tim menuju Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar tahun depan.

“Kami banyak fokus di sektor elite dan U-23. Insyaallah kami akan mengejar juara umum di kategori tersebut karena nomor itulah yang akan dipersiapkan untuk PON. Kalau untuk youth, memang ada beberapa kabupaten/kota yang mengirimkan atlet, tetapi lebih kepada pembinaan,” katanya.

Optimisme meraih hasil maksimal juga didasari kualitas atlet yang dimiliki Jawa Timur. Baso menyebut sebagian besar atlet yang tampil telah memiliki pengalaman dan prestasi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Dukungan terhadap target tersebut juga datang dari M. Nabil Ketua KONI Jawa Timur. Ia mengapresiasi banyaknya atlet yang diberangkatkan karena menunjukkan proses regenerasi di tubuh Muaythai Jawa Timur berjalan dengan baik.

Menurut Nabil, pengalaman para atlet pada berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut, menjadi modal penting untuk kembali bersaing di level nasional.

“Insyaallah juara umum. Saya alat ukurnya begini saja, waktu PON di Aceh sudah ada teman-teman yang punya rekor prestasi bagus. Mudah-mudahan bisa meraih prestasi yang lebih baik,” ujar Nabil. (saf/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 4 Agustus 2026
27o
Kurs