Rabu, 22 Juli 2026

Persebaya Gunakan Teknologi VALD Performance Pantau Kondisi Fisik Pemain

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Para penggawa Persebaya menjalani sesi latihan di Lapangan C kompleks Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (21/7/2026). Foto: Media Persebaya

Menurut Rofik, CMJ Test dipilih karena gerakannya sangat merepresentasikan aktivitas utama dalam sepak bola, seperti berlari, berakselerasi, melompat, hingga melakukan perubahan arah.

“Dalam sepak bola, sebagian besar aktivitas fisik melibatkan anggota tubuh bagian bawah. Gerakan pada tes CMJ memiliki mekanisme yang cukup merepresentasikan tuntutan permainan, sehingga sangat relevan digunakan untuk mengukur kapasitas fisik pemain sepak bola,” katanya.

Tes tersebut dilakukan pada H+2 setelah pertandingan agar tim pelatih memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai respons tubuh pemain setelah menerima beban laga.

“Tes kali ini dilakukan pada H+2 setelah pertandingan, sehingga kami bisa melihat bagaimana respons fisik pemain setelah menjalani beban kompetisi. Hasilnya bisa meningkat atau menurun, tergantung kondisi masing-masing pemain. Dari situ kami membuat catatan dan rekomendasi yang kemudian menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih dan tim medis,” tutur Rofik.

Persebaya tidak memiliki banyak waktu sebelum kembali bertanding. Bajul Ijo akan melanjutkan persiapan menghadapi Piala Presiden 2026, di mana mereka tergabung di Grup B bersama Port FC (Thailand), PSMS Medan, dan Persija Jakarta. (saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 22 Juli 2026
26o
Kurs