Dukungan terhadap sikap UEFA juga datang dari The Football Association (FA). Organisasi sepak bola Inggris itu menyerukan peninjauan menyeluruh terhadap kepemimpinan dan tata kelola FIFA.
Menurut FA, organisasi sepak bola dunia harus dikelola secara transparan demi kepentingan seluruh 211 negara anggota.
Sikap serupa juga disampaikan Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia, Lise Klaveness, yang menilai proposal tersebut telah mempertaruhkan kerja sama sepak bola internasional demi kepentingan tertentu.
Dalam proposalnya, Infantino berencana membentuk FIFA Forward Enterprise sebagai entitas baru yang mengelola seluruh aspek komersial kompetisi FIFA.
Bagian yang paling kontroversial adalah rencana menjual 20 persen saham perusahaan tersebut kepada investor swasta. FIFA menyebut kelompok investor akan dipimpin Thrive Eternal, perusahaan yang didirikan Joshua Kushner.
NOW ON AIR SSFM 100

