Ia mengatakan, tingginya partisipasi tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepakbola putri di Indonesia. Selain jumlah peserta, menurutnya kualitas permainan juga menunjukkan peningkatan, terutama dari sisi kemampuan teknik para pemain.
“Kualitasnya juga terlihat menonjol. Semoga kembali bisa menjaring bibit-bibit unggul untuk dibawa ke kancah tim nasional nantinya,” ucapnya.
Sai Dong Head Coach Soccer Challenge Extra Training Surabaya menambahkan bahwa para pesepak bola putri usia dini di Surabaya menunjukkan potensi yang bagus. Hal tersebut menurutnya, perlu didukung untuk masa depan sepak bola putri.
“Itu bukti bahwa Surabaya punya potensi besar untuk atlet sepak bola putri dan mereka akan masuk training untuk dipersiapkan lebih baik lagi. Itu yang harus kami syukuri bahwa ini menjadi satu hal yang positif sekali untuk pengembangan kemajuan sepakbola putri Indonesia ke depannya,” ucapnya.
Seperti diketahui, Soccer Challenge Seri 1 2026 – 2027 digelar di 15 kota dengan format pertandingan tujuh lawan tujuh tanpa aturan offside. Durasi pertandingan berlangsung 2 x 10 menit sejak babak penyisihan hingga perempat final, kemudian menjadi 2 x 15 menit pada semifinal dan final. Sementara, ukuran lapangan kedua kategori adalah 42 x 26 meter. (ris/saf/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

