Meski beberapa kali kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan, Inggris mampu menyesuaikan strategi sesuai karakter pertandingan. Fleksibilitas itu menjadi salah satu alasan mereka berhasil bertahan hingga semifinal.
Argentina Bertumpu pada Messi dan Bola Mati
Di kubu Argentina, Lionel Messi kembali menjadi pusat permainan. Kapten Albiceleste itu telah mencetak delapan gol dan menyumbang dua assist sepanjang Piala Dunia 2026.
Kontribusinya bahkan melampaui statistik gol. Messi menjadi pemain dengan kombinasi expected goals (xG) dan expected assists (xA) tertinggi di turnamen, sekaligus terlibat dalam sebagian besar peluang berbahaya yang diciptakan Argentina.
Tim asuhan Lionel Scaloni menjadi tim paling berbahaya dari situasi bola mati. Mereka telah mencetak lima gol melalui skema set piece, jumlah terbanyak di Piala Dunia 2026.
Beberapa gol lainnya juga diawali dari sepak pojok meski tidak tercatat sebagai gol langsung dari bola mati.

NOW ON AIR SSFM 100

