Spanyol dan Prancis akan saling berhadapan dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit di semifinal Piala Dunia 2026 pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.
Didier Deschamps arsitek Prancis menilai pertemuan dua tim unggulan itu akan menyajikan pertandingan berkualitas tinggi, namun ia menolak menganggap timnya sebagai favorit.
Deschamps justru memberikan pujian kepada Spanyol yang dinilainya tampil konsisten sepanjang Piala Dunia 2026.
Menurut mantan pemain Juventus itu, skuad asuhan Luis de la Fuente memiliki keseimbangan antara lini serang dan pertahanan sehingga layak diperhitungkan sebagai kandidat juara.
“Mereka bisa menyerang dan bertahan dengan sangat baik. Mereka hanya kebobolan satu gol. Luis dan saya sama-sama tahu bagaimana membangun pertahanan yang solid, tetapi dengan kualitas menyerang yang dimiliki kedua tim, saya pikir pertandingan ini akan menjadi laga yang spektakuler,” kata Deschamps.
Sejak awal turnamen, Spanyol dan Prancis memang menjadi dua tim yang paling dijagokan. Berdasarkan prediksi Opta, Spanyol memiliki peluang juara terbesar dengan probabilitas 16,1 persen, disusul Prancis sebesar 13 persen.
Meski demikian, Deschamps enggan menambah tekanan kepada lawannya. Ia menilai hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pembuka bukan gambaran kekuatan sebenarnya dari Spanyol.
“Kalau melihat pertandingan pertama Spanyol melawan Tanjung Verde, lupakan saja hasil itu. Setelahnya mereka membuktikan bahwa mereka memang pantas disebut favorit. Saya tidak ingin menambah tekanan kepada Luis dan timnya. Dia tahu betul ekspektasi publik terhadap Spanyol sangat besar,” ujarnya dilansir dari ESPN.
Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Lamine Yamal. Winger berusia 19 tahun itu baru mencetak satu gol tanpa assist sepanjang turnamen.
Meski demikian, kontribusinya tetap signifikan karena memimpin Spanyol dalam jumlah tembakan, tembakan tepat sasaran, duel darat yang dimenangkan, serta umpan silang sukses, meski baru bermain selama 405 menit dari total 540 menit pertandingan.
Yamal mengaku antusias menghadapi Prancis dan meyakini laga semifinal akan menjadi tontonan menarik bagi pecinta sepak bola.
“Ini akan menjadi pertandingan yang luar biasa bagi semua penggemar, baik di Spanyol maupun Prancis. Saya yakin semua orang berharap duel seperti ini terjadi di Piala Dunia. Kedua tim akan menyerang dan bertahan dengan kemampuan terbaik mereka. Pertandingan ini akan berlangsung sangat ketat,” ujar Yamal.
Secara statistik, Prancis menjadi tim dengan selisih gol terbaik sepanjang turnamen, yakni rata-rata +2,3 gol per pertandingan. Mereka juga mencatat selisih expected goals (xG) terbaik sebesar +1,7 per laga, mencetak rata-rata 2,7 gol dan hanya kebobolan 0,3 gol setiap pertandingan.
Di sisi lain, Spanyol memiliki rekor pertahanan terbaik. Mereka baru kebobolan satu gol dalam enam pertandingan serta hanya menghadapi rata-rata 5,8 percobaan tembakan lawan di setiap laga.
Pemenang laga semifinal Spanyol kontra Prancis akan melaju ke final Piala Dunia dan menghadapi pemenang pertandingan Inggris melawan Argentina yang berlangsung sehari setelahnya. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

