Kecepatan Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Bradley Barcola, hingga Desire Doue menjadi senjata utama Les Bleus dalam memanfaatkan ruang kosong ketika lawan kehilangan bola.
Mbappe menjadi pencetak gol terbanyak Prancis dengan delapan gol, disusul Dembele yang telah mengoleksi lima gol. Sementara Michael Olise menjadi kreator utama serangan dengan lima assist sepanjang turnamen.
Pola permainan Prancis sangat bergantung pada transisi cepat. Setelah merebut bola melalui duel atau intersep, mereka segera mengalirkannya secara vertikal kepada para pemain depan.
Meski demikian, Prancis tidak selalu mencetak gol dengan cepat. Saat menghadapi Senegal, Paraguay, dan Maroko, pasukan Didier Deschamps baru mampu memecah kebuntuan setelah pertandingan berjalan lebih dari satu jam.
Namun begitu gol pertama tercipta, produktivitas mereka langsung meningkat. Prancis beberapa kali mampu mencetak dua hingga tiga gol hanya dalam rentang waktu kurang dari 30 menit.

NOW ON AIR SSFM 100

