Sabtu, 10 Oktober 2026

Sport Intelligence Jadi Strategi Baru Tingkatkan Prestasi Atlet Indonesia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Marciano Norman Ketua Umum KONI Pusat menjadi keynote speaker dalam bedah buku "Sport Intelligence" di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Selasa (7/7/2026). Foto: Shava suarasurabaya.net

Ia menjelaskan, Indonesia memiliki sedikitnya 14 perguruan tinggi dengan fakultas keolahragaan yang dapat menjadi kekuatan dalam mengembangkan sistem pembinaan atlet berbasis riset dan data.

Berbekal pengalaman sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Marciano meyakini pendekatan intelijen dapat diterapkan dalam dunia olahraga untuk memperkuat proses pembinaan atlet nasional.

“Sekarang mari kita mencari satu jalan bagaimana memanfaatkan ilmu intelijen untuk meningkatkan pembinaan olahraga sehingga prestasi atlet Indonesia menjadi lebih baik,” katanya.

Menurut Marciano, olahraga saat ini telah mengalami transformasi besar. Kemenangan tidak lagi hanya ditentukan oleh kemampuan fisik atlet, tetapi juga kecerdasan dalam mengolah data, membaca kekuatan lawan, serta menyusun strategi yang tepat.

“Olahraga telah menjadi pertempuran data dan pengelolaan informasi tingkat tinggi. Karena itu, sport intelligence menjadi bagian penting dalam membangun prestasi olahraga,” ujar Marciano.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 10 Oktober 2026
35o
Kurs