Sebagai bentuk implementasi konsep tersebut, KONI Pusat telah membentuk badan khusus yang menangani sport intelligence dan berada langsung di bawah koordinasi Ketua Umum KONI Pusat.
Marciano menjelaskan, unit tersebut bertugas mengidentifikasi kelemahan pembinaan, memetakan peluang peningkatan prestasi, serta menghimpun berbagai informasi strategis yang dapat dimanfaatkan oleh induk organisasi cabang olahraga.
“Tugasnya mempelajari kelemahan kita, mencari peluang yang masih bisa dimanfaatkan, sehingga ke depan akan semakin banyak prestasi yang dapat diraih atlet Indonesia,” tuturnya.
Melalui pendekatan tersebut, KONI berharap sistem pembinaan olahraga nasional menjadi lebih terukur, adaptif, dan mampu meningkatkan daya saing atlet Indonesia pada berbagai ajang internasional. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

