Bernardo Tavares head coach Persebaya surabaya mengungkap kondisi Alex Martins dan Saddil Ramdani yang belum sepenuhnya bugar.
Meski demikian, keduanya tetap diturunkan saat Persebaya mengalahkan PSIM Yogyakarta 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9/2026) malam.
Alex Martins baru merumput pada awal babak kedua. Sedangkan Saddil Ramdani dimainkan sejak menit ke-63. Alex Martins menjadi penentu kemenangan Persebaya lewat gol yang dicetak pada menit ke-81.
Tavares mengungkapkan bahwa karakter permainan Alex tetap dibutuhkan Persebaya, terutama ketika tim ingin bermain lebih dekat dengan kotak penalti lawan.
Kemampuan Alex dalam menahan bola juga menjadi salah satu pertimbangan pelatih untuk menurunkannya sejak awal pertandingan.
“Karena kami ingin memenangkan pertandingan (lawan PSIM) dan rencana permainan kami harus berbeda. Kami membutuhkan pemain dengan karakteristik seperti Alex untuk bermain lebih dekat dengan gawang lawan. Alex bisa menahan bola dan memiliki karakteristik yang kami butuhkan. Sangat penting bagi kami bahwa ia bisa mencetak gol,” katanya.
Meski demikian, kondisi fisik membuat kontribusi Alex belum maksimal. Situasi ini menjadi pertimbangan Tavares, meski Persebaya sudah unggul jumlah pemain setelah PSIM bermain dengan sepuluh pemain.
Alex juga sempat merasakan nyeri pada otot. Kondisi tersebut membuatnya sulit melakukan sprint dan kemudian dikomunikasikan kepada tim pelatih.
Selain Alex Martins, Bernardo juga memberikan penjelasan mengenai kondisi Saddil Ramdani. Winger anyar Bajul Ijo tersebut juga belum berada dalam kondisi fisik terbaik.
Pelatih asal Portugal itu menilai Saddil masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan rekan-rekan barunya di Persebaya.
“Sekarang dia masih dalam proses mengenal rekan-rekan setimnya, mengenal tim, dan memahami rencana permainan. Jadi, dia bermain beberapa menit dan berusaha memberikan yang terbaik,” katanya. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

