Menurut Toni, kegagalan mempertahankan keunggulan tersebut harus menjadi pelajaran bagi seluruh pemain. Ia berjanji Persebaya akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Ini menjadi pelajaran bagi kami semua. Kami harus lebih fokus sampai pertandingan benar-benar selesai dan tidak boleh kehilangan konsentrasi. Kami akan evaluasi bersama supaya kesalahan seperti ini tidak terulang lagi,” tambahnya.
Toni tidak ingin hasil imbang tersebut membuat Persebaya larut dalam kekecewaan. Ia mengajak rekan-rekannya segera memperbaiki kekurangan karena kompetisi Super League 2026/2027 masih panjang.
“Kami memang kecewa karena gagal mendapatkan tiga poin. Tetapi kita harus tetap bersama, terus bekerja keras, dan memperbaiki apa yang masih kurang. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik di pertandingan selanjutnya,” tandasnya. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

