Ketiga konfederasi juga menyoroti sikap FIFA yang dinilai belum menunjukkan akuntabilitas dan keterbukaan yang memadai.
“Tidak ada akuntabilitas ketika seharusnya ada pertanggungjawaban, ada jarak ketika seharusnya ada keterbukaan. Ini bukan kualitas yang layak dimiliki kepemimpinan sepak bola,” tulis mereka.
Di tengah ketegangan tersebut, muncul pula pembicaraan awal antara UEFA, AFC, dan Concacaf mengenai kemungkinan menggelar kompetisi secara mandiri.
Menurut laporan Press Association, pembicaraan tersebut masih berada pada tahap awal. Langkah itu disebut bukan semata-mata sebagai upaya menghadapi FIFA, melainkan untuk memastikan para pemain di bawah yurisdiksi ketiga konfederasi tetap memiliki kesempatan bertanding jika konflik dengan FIFA semakin membesar.
UEFA sebelumnya memang pernah mengancam kemungkinan memboikot kompetisi FIFA. Pembicaraan dengan AFC dan Concacaf dinilai menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap perkembangan situasi.

NOW ON AIR SSFM 100

