Minggu, 29 Maret 2020

Lima Tokoh Pendiri PAN Sarankan Amien Rais Mundur dari Pentas Politik

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Amien Rais saat bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10/2018). Amien Rais sempat diperiksa sebagai saksi kasus berita bohong Ratna Sarumpaet. Foto: Antara

Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Goenawan Mohammad, Toeti Heraty, dan Zumrotin, Rabu (26/12/2018), mengeluarkan pernyataan sikap terkait sepak terjang Amien Rais dalam perpolitikan nasional.

Lima orang tokoh pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai, sejak mengundurkan diri sebagai Ketua Umum PAN Amien Rais sering melakukan manuver politik atas nama pribadi maupun partai yang tidak sejalan prinsip dasar PAN.

Albert Hasibuan dalam rilis yang disampaikan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu siang ini menyebutkan, Amien Rais cenderung eksklusif. Pernyataan dan sikap politiknya seringkali mengusik kerukunan bangsa.

Amien juga dianggap kerap memperkeruh suasana, salah satunya dengan menyebarkan berita hoax tentang kebangkitan PKI di Indonesia.

Kelima tokoh pendiri PAN itu merasa heran dengan merapatnya Amien Rais, aktor reformasi yang ikut berperan menggulingkan Orde Baru, dengan kelompok politisi yang berencana menghidupkan lagi Orde Baru (Pasangan Capres Nomor Urut 02).

Lebih lanjut, Goenawan Mohammad dan kawan-kawan menuding Amien Rais sudah menjadikan agama sebagai alat politik untuk meraih kekuasaan.

Selain itu, lima tokoh pendiri PAN juga menganggap Amien Rais belum legowo menyerahkan kepemimpinan PAN dan terus melakukan manuver politik yang berpotensi merusak masa depan partai.

Maka dari itu, para tokoh pendiri PAN itu menyarankan agar Amien Rais mengundurkan diri dari politik praktis dan menyerahkan PAN sepenuhnya ke tangan generasi penerus.

Sampai sekarang, belum ada tanggapan dari pihak Amien Rais atas saran Goenawan Mohammad dan empat tokoh pendiri PAN ini.

Sekadar diketahui, awal Maret 2010 lalu Amien Rais menyatakan mundur dari posisi Ketua Majelis Pertimbangan PAN sekaligus mundur dari aktivitas politik praktis. Saat itu Amien Rais menyatakan ingin mengisi kegiatan di sisa hidupnya sebagai pengurus di Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Namun, belakangan, di masa Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, bekas Ketua MPR RI itu kembali berpolitik dan sering melontarkan pernyataan kontroversial yang dialamatkan ke pemerintah. (rid/den/ipg)

Potret NetterSelengkapnya

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Truk Terguling di Karang Pilang

Biasanya Berjubel, Kini Sunyi

Social Distancing, Ciputra World Sepi

Surabaya
Minggu, 29 Maret 2020
26o
Kurs