Selasa, 11 Agustus 2020

DPR Ingatkan WNI di Amerika Tidak Turun ke Jalan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Polisi berjaga saat para pengunjuk rasa menggelar aksi protes di area permukiman Uptown di Chicago, Amerika Serikat (AS), Senin (1/6/2020). Foto: Reuters.

Aziz Syamsuddin Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolhukam meminta agar masyarakat Indonesia yang masih berada di Amerika tidak ikut turun ke jalan. Hal itu guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan. Ia juga merasa prihatin atas terjadinya gelombang Demonstrasi besar yang terjadi di Amerika Serikat akibat kematian George Floyd.

Menurut dia, segala bentuk tindakan kekerasan tidak akan membawa keuntungan bagi pihak manapun. Dirinya berharap agar tidak ada lagi rasisme atau tindakan melawan hukum yang berkembang di Amerika.

Kata Azis, sebagai negara sahabat, Indonesia menginginkan Amerika yang merupakan salah satu negara demokratis terbesar di dunia dapat kembali kondusif di tengah pandemi Covid-19.

“Perkembangan yang terjadi di Amerika sepenuhnya urusan dalam Negeri Amerika. Namun saya meyakini fondasi demokrasi serta aturan Hukum di Amerika mampu mengendalikan situasi yang sedang berkembang secara konstruktif. Pemerintah Amerika seyogyanya dapat segera merangkul para tokoh agama dan masyarakat untuk meredakan permasalahan ini, jangan sampai berlarut dan membawa dampak sigibifikan kepada berbagai aspek,” kata Aziz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Dia menjelaskan bahwa pemerintahan yang menganut sistem demokrasi di seluruh dunia tentunya tidak menyukai adanya ketidakadilan, khususnya rasisme. Di mana Indonesia sendiri memiliki UU nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis yang mengatur tentang hal ini.‎

“Jangan ada oknum yang mengadu domba dalam peristiwa ini, ini perlu segera diluruskan dan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Sehingga Law and Order akan mampu diterapkan dengan baik dalam rangka memutus peredaran disinformasi maupun ‘hate speech‘ dan segala bentuk ujaran kebencian yang era digital saat ini. Sehingga kita bisa kembali fokus menangani Covid-19 dan kembali menjalankan roda ekonomi serta penerapan ‘New Normal’ sesuai dengan tantangan global saat ini,” pungkas Azis.(faz/tin/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Truk Muat Pasir Terguling di Balongbendo

Surabaya
Selasa, 11 Agustus 2020
31o
Kurs