Selasa, 27 Oktober 2020

Empat Ribu Barikade Gus Dur di Sidoarjo Mendukung Kelana-Astutik

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Kelana memakai Jas Hijau Khas Barikade Gus Dur. Foto: Istimewa

Setelah Partai Bulan Bintang (PBB), kali ini Barisan Kader (Barikade) Gus Dur Sidoarjo kompak menyerukan dukungan kepada Kelana Aprilianto-Dwi Astutik (Berkelas) Pasangan Calon Nomor Urut 3 di Pilbup Sidoarjo 2020.

H Moh Irfan Ketua DPC Barikade Gus Dur Kabupaten Sidoarjo dalam deklarasi Barikade Gus Dur untuk Kelana Astutik di Sidoarjo, Minggu (18/10/2020), secara khusus menyematkan jas hijau kepada Kelana.

Jas hijau itu adalah jas kebanggan yang khas Barikade Gus Dur sebagai organisasi masyarakat yang dahulu mengawal Almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Dengan penuh kebanggan, Kelana mengaku merasakan suatu getaran tanda kemenangan.

“Saya betul-betul merasa terharu dan gemetar. Sempat dibisiki Abah Masnuh, anggota Barikade Gus Dur di Sidoarjo sudah lebih dari empat ribu orang,” kata Kelana.

Militansi Barikade Gus Dur, kata Kelana, tidak bisa dipandang sebelah mata. Dia piun berterima kasih atas dukungan itu sebagai motivasi dan semangat Pasangan Berkelas untuk membangun Sidoarjo makmur.

“Saya bersama Bunda Astutik sudah bertekad mewakafkan diri untuk membangun Sidoarjo. Kemenangan ini akan menjadi kemenangan Barikade Gus Dur Sidoarjo dan seluruh masyarakat Sidoarjo,” katanya.

Tidak lupa, Kelana memohon kepada seluruh anggota Barikade Gus Dur agar merapatkan barisan, menyatukan langkah untuk mewujudkan paslon nomor tiga menang di Pilkada Sidoarjo 2020.

Sementara itu Sudarsono Rahman Wakil Ketua Umum DPP Barikade Gus Dur memuji Kelana sebagai sosok politisi senior yang paham birokrasi dan mampu menjalankan roda pemerintahan.

Dia juga memandang, Kelana sebagai sosok entrepreneur yang menurutnya akan mampu mengangkat kembali perekonomian di Kabupaten Sidoarjo.

Kelana Aprilianto maupun Dwi Astutik, menurut Sudarsono, sudah tidak diragukan lagi ke-NU-annya.

“Kelana ini penasehat RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah) sedangkan Dwi Astutik lahir procot sudah NU,” kata Sudarsono.

Lebih lanjut dia menegaskan, prinsip keputusan DPP Barikade Gus Dur tidak akan mendukung paslon yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Pilkada.

“Kenapa? Nanti kami ngobrol,” katanya

Penilaian Barikade Gus Dur tentang Kelana dan Dwi Astutik serta keputusan DPP Barikade Gus Dur itulah yang menjadi alasan organisasi ini mendukung Paslon Nomor 3 di Sidoarjo.

“Kami tidak sembarangan mendukung. Dan kami meyakinkan bahwa Kelana mampu membawa Sidoarjo bermartabat dan rakyatnya sejahtera,” ujarnya.

Pasca deklarasi itu, Sudarsono juga meminta para anggota Barikade Gus Dur agar langsung bergerak. “Setelah ini jangan tidur, deklarasi jalan dengan tiga bekal itu,” tegasnya. (den/ang)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Selasa, 27 Oktober 2020
31o
Kurs