Minggu, 3 Juli 2022

Emil Digoda PSI Masuk Bursa Pilgub Jatim

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jatim diapit Giring Ganesha Plt Ketum PSI (kanan) dan M. Teguh Cahyadin Ketua DPW PSI Jatim saat pelantikan pengurus DPW dan DPD di Surabaya, Rabu malam (24/2/2021). Foto: Abidin suarasurabaya.net

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jatim melemparkan wacana siap mengusung Emil Elestianto Dardak maju sebagai Gubernur dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim mendatang.

Wacana mengusung Emil di Pilgub itu dilontarkan para pengurus DPD, DPW, hingga DPP dalam pelantikan DPW dan DPD PSI di salah satu hotel di Surabaya Rabu malam (24/2/2021).

Emil Dardak kebetulan memang diundang dan hadir dalam pertemuan itu sebagai Wakil Gubernur Jatim.

Yusuf Lakaseng Ketua DPD PSI Surabaya orang yang mengawali wacana itu saat sambutan di depan Emil dan Giring Ganesha.

“Bukan hal mustahil kepemimpinan anak muda di masa depan. Jatim ke depan sudah saatnya dipimpin anak muda yang cemerlang,” kata Lakaseng.

Lakaseng menilai, Emil masuk sebagai kriteria salah satu kandidat Gubernur potensial di Jatim. “Kita doakan bro Emil memimpin Jatim ke depan,” katanya.

Wacana tersebut lantas bersahutan di forum itu.

M Teguh Cahyadin Ketua DPW PSI Jawa Timur yang baru saja dilantik juga menyebut PSI sudah sering mendorong figur anak muda untuk memimpin daerah.

“Kalau Mas Emil jadi (calon) Gubernur, pilih orang PSI jadi Wakil. Meskipun saya tidak punya uang, tapi kita bisa mengoptimalkan branding,” kata Gus Din sapaan Teguh.

Manuver PSI di forum itu tak berhenti di pengurus DPD maupun DPW. Bahkan Giring Ganesha Plt Ketua Umum PSI ikut larut dalam wacana itu. Dia bahkan siap mengeluarkan rekomendasi apabila pengurus di daerah mengusulkan nama Emil Dardak sebagai Calon Gubernur Jatim mendatang.

Giring secara terang-terangan mengatakan, tidak ada syarat khusus apabila Emil memang ingin menggandeng PSI sebagai partai pendukung. Terutama tidak memungut atau mengharap mahar.

“Jadi, kalau nanti bro Emil mau maju, maju ke manapun yang bro Emil mau, tenang bro, kita nggak akan minta duit kok bro,” kata Giring yang disambut tawa Emil.

“PSI hanya ingin ketika bro Emil di hari pertama bekerja, bro Emil hanya memikirkan bagaimana menjadi pelayan masyarakat,” kata Giring disambut tepuk tangan peserta.

Mendapatkan sambutan hangat dan godaan PSI itu, Emil Dardak menanggapi santai. Meski Emil juga tak memungkiri pihaknya memiliki kedekatan dengan PSI.

Pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 lalu, misalnya, PSI satu di antara partai non-parlemen yang ikut mendukung pencalonan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak.

“Kalau kita melihat ke belakang, sinergi itu terus kami lakukan. Terutama, untuk sama-sama memperjuangkan nasib dan program yang pro anak muda. Ini harus sinergis dan penting,” katanya.

Emil yang saat ini menjadi Plt Ketua Demokrat Jatim pun tak menutup kemungkinan membuka pintu koalisi dengan partai mana pun.

“Dengan apa saja, bisa saja terjadi,” katanya.

Tapi, Emil menganggap terlalu dini membicarakan pemilihan Gubernur saat ini. Sebab, masih banyak pekerjaan selama tiga tahun lagi untuk Jatim.

Emil lebih memilih fokus menjadi Wakil Gubernur mendampingi Gubernur Jatim saat ini, Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Emil, pernyataan para pengurus PSI yang memunculkan namanya tak lebih dari sekadar guyonan.

Sekadar diketahui, berdasarkan hasil Pemilu 2019, di DPRD Provinsi Jatim, PSI belum memiliki kursi. PSI baru bisa sekadar mendukung, belum bisa untuk mengusung calon secara resmi di pemilihan Gubernur Jatim.

Tapi, PSI telah terbukti memiliki mesin politik yang solid dan mengakar. Bahkan, PSI berhasil meraih kursi di sejumlah DPRD Kabupaten/Kota di Jatim.(bid/dfn/ipg).

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 3 Juli 2022
26o
Kurs