Selasa, 7 Desember 2021

HUT ke-728 Surabaya, PDIP: Kami Kawal Menuju Kota Berkelas Dunia Pro Wong Cilik

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Adi Sutarwijono Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. Foto: PDIP

DPC PDI Perjuangan Surabaya menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan mewujudkan kepemimpinan yang melahirkan kebijakan pro rakyat di Kota Surabaya yang sudah berusia 728 tahun.

“Selamat Hari Jadi Kota Surabaya ke-728, kota kita bersama yang sangat kita cintai. PDI Perjuangan sangat bangga jadi bagian kota ini, jadi bagian transformasi Surabaya menuju kota berkelas dunia, yang tetap mengedepankan nilai-nilai humanisme, pro wong cilik, dan mengutamakan keberlanjutan lingkungan,” ujar Adi Sutarwijono Ketua DPC PDIP Surabaya, Senin (31/5/2021).

Di usia ke-728 tahun ini, dia berharap Kota Pahlawan bisa terus tumbuh menjadi kota yang mampu menghadirkan layanan terbaik bagi seluruh warganya tanpa terkecuali melalui kepempimpinan yang dihadirkan PDI Perjuangan.

Dia bilang, PDIP telah lebih dari 20 tahun berperan mendorong kepemimpinan seperti itu sejak era Bambang DH, Tri Rismaharini yang dilanjutkan Whisnu Sakti Buana, dan kini Eri Cahyadi.

Menurut pria yang akrab disapa Awi, nama Wali Kota yang dia sebutkan itu seluruhnya merupakan kader PDIP yang terbukti sukses membawa Surabaya bertransformasi ke arah yang lebih baik.

Adi menyebut, berbagai program sosial, ekonomi, keagamaan, kebudayaan, lingkungan hidup, dan sebagainya berhasil dihadirkan dengan baik dalam kepemimpinan PDIP di Kota Pahlawan.

“Semua kebijakan telah dirasakan masyarakat, dan itulah yang jadi penjelasan, mengapa kepemimpinan PDI Perjuangan terus mendapat tempat di hati masyarakat Surabaya dari pemilu ke pemilu,” ujarnya.

Ke depan, kata Awi, tantangan Kota Surabaya semakin berat dan kompleks. Apalagi, pandemi Covid-19 belum berlalu. Butuh gotong royong bersama untuk membawa kota ini melewati pandemi dengan baik.

“Saat ini tren kasus aktif Covid-19 di Surabaya terus turun. Tidak ada lonjakan. Kita harus menjaga, terapkan protokol kesehatan secara ketat. Kalau sektor kesehatan kita jaga, pemulihan ekonomi lebih cepat kita lakukan. Itu semua butuh gotong royong,” katanya.

PDI Perjuangan, menurut Adi, akan terus memainkan peran strategis mengawal perkembangan Surabaya. Berbagai program dan kebijakan Pemkot Surabaya akan didukung dan terus diberi masukan konstruktif.

“Kebijakan-kebijakan seperti Jaminan Kesehatan Semesta, penanganan pandemi Covid-19 yang terintegrasi, sampai pengembangan UMKM akan terus kami dukung dan kawal, karena semuanya terbukti mampu dikerjakan dengan baik dan manfaatnya dirasakan rakyat,” katanya.(den/frh/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 7 Desember 2021
26o
Kurs