Rabu, 17 April 2024

Menko Perekonomian: Anggaran Makan Siang Gratis Rp15 Ribu Per Anak

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Koordinator Perekonomian saat berada di Jakarta, Senin (26/2/2024). Foto: Antara

Airlangga Hartarto Menteri Koordinator bidang Perekonomian mengungkapkan, anggaran untuk makan siang gratis yang merupakan program Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pasangan calon presiden periode 2024-2029 senilai Rp15 ribu per anak.

Angka tersebut belum termasuk anggaran program susu gratis untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak usia sekolah.

Menurutnya, anggaran itu akan diterapkan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Tapi, dia belum mengungkap detail daerah yang akan mendapatkan program makan siang.

Pernyataan itu disampaikan Airlangga, siang hari ini, Senin (26/2/2024), usai memgikuti Rapat Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan Jakarta.

Sebelumnya, dalam Rapat Kabinet Paripurna, Joko Widodo Presiden menyinggung pentingnya persiapan RKP dan kebijakan fiskal tahun 2025 sebagai jembatan untuk menjaga kesinambungan pembangunan, dan mengakomodir program Presiden terpilih hasil Pemilu 2024.

Salah satunya, program makan siang dan susu gratis untuk anak-anak usia sekolah yang diusung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Jokowi, sambil menunggu hasil hitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, RAPBN 2025 harus disiapkan dengan memperhatikan hasil Pilpres.

Karena, yang menjalankan menjalankan APBN 2025 adalah Presiden terpilih untuk masa jabatan lima tahun ke depan.

“Sambil menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU, maka RAPBN 2025 harus disiapkan dengan memperhatikan hasil pilpres karena menjalankan APBN 2025 adalah Presiden terpilih,” tegasnya.

Seperti diketahui, program makan siang dan susu gratis merupakan usulan Prabowo m-Gibran pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 di Pilpres 2024.

Dalam dokumen visi-misinya, pasangan capres yang diusung partai politik Koalisi Indonesia Maju menyatakan program makan siang gratis bertujuan untuk mengatasi masalah stunting dan menyasar siswa pra-sekolah, sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan pesantren.

Bantuan gizi juga akan diberikan kepada ibu hamil dan balita di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kesehatan dan membantu ekonomi keluarga.

Program tersebut menargetkan lebih dari 82 juta penerima manfaat dengan cakupan 100 persen pada tahun 2029.(rid/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Rabu, 17 April 2024
29o
Kurs