“Pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Ketika pasokan terganggu atau harga komoditas dunia melonjak, dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, kebijakan pangan harus terintegrasi mulai dari produksi, distribusi, cadangan nasional, hingga perlindungan daya beli masyarakat,” jelas Bamsoet.
Di sisi lain, infrastruktur dinilai tetap menjadi fondasi utama untuk memperkuat konektivitas, memperlancar distribusi barang, dan meningkatkan produktivitas ekonomi.
Pembangunan jalan, pelabuhan, bandara, irigasi, jaringan air bersih, energi, hingga infrastruktur digital perlu diarahkan agar manfaatnya semakin merata di berbagai wilayah Indonesia.
Bamsoet menegaskan, pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya diukur dari jumlah proyek yang diselesaikan. Efektivitas pemanfaatan, efisiensi biaya logistik, keterhubungan antardaerah, serta dampaknya terhadap kegiatan ekonomi masyarakat juga harus menjadi perhatian.
Sementara itu, komisi yang menangani geopolitik, hukum, HAM, pertahanan, dan keamanan diharapkan mampu memberikan perspektif strategis terhadap perubahan tatanan global.
NOW ON AIR SSFM 100

