Ia menilai capaian tersebut perlu diikuti kebijakan yang mampu memperkuat produktivitas, memperluas kesempatan kerja, menjaga daya beli, dan mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.
Keterhubungan kebijakan pangan, energi, industri, infrastruktur, investasi, dan konsumsi masyarakat akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pertumbuhan.
“Pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen harus menjadi pijakan untuk mencapai target pertumbuhan 8 persen. Yang terpenting bukan hanya seberapa tinggi angka pertumbuhan, tetapi juga seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat. Kita membutuhkan pertumbuhan yang menciptakan pekerjaan, meningkatkan produktivitas, memperkuat daya beli, dan menghasilkan nilai tambah lebih besar di dalam negeri,” pungkas Bamsoet.(faz/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

