“DPR RI juga menyadari bahwa masih terdapat banyak ruang untuk berbenah dan meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, pengawasan, serta diplomasi parlemen,” ungkapnya.
Puan menegaskan DPR terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Menurutnya, kritik tidak seharusnya dianggap sebagai bentuk pertentangan, melainkan bagian penting dari proses demokrasi untuk memastikan DPR tetap berada dalam koridor kepentingan rakyat.
“Karena itu, DPR RI terbuka terhadap masukan, kritik, dan berbagai kalangan masyarakat,” ujarnya.
“Kami, DPR RI, akan menjadikan setiap kritik dan masukan sebagai pendorong untuk memperbaiki diri dan bertransformasi secara lebih baik dalam memenuhi harapan rakyat,” sambung Puan.
Ia menambahkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap DPR tidak dapat dibangun hanya melalui pernyataan atau komunikasi publik.

NOW ON AIR SSFM 100

