Kamis, 17 September 2026

Parpol Koalisi Pemerintah Dorong Penerapan Ambang Batas Parlemen Lima Persen di Pemilu 2029

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Sugiono Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra (kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Foto: Antara

Dalam keterangannya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/9/2026), Sugiono Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra menyatakan, partainya bersama Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) setuju parliamentary threshold lima persen.

“Gerindra sepakat soal PT 5 persen. Seperti juga kemarin Golkar dan PKS juga menyampaikan, dan saya kira itu yang kita sepakati,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Hermawi Taslim Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem bilang, partainya tetap mendorong ambang batas parlemen di angka tujuh persen.

Sedangkan Saleh Daulay politikus Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan, pembahasan angka parliamentary threshold masih tahap awal. Artinya, belum ada kesepakatan bersama parpol koalisi pendukung Pemerintah.

Sementara itu, Komarudin Watubun Ketua DPP PDI Perjuangan menilai, ambang batas parlemen lima persen adalah angka yang ideal supaya kerja-kerja parlemen lebih efektif dan efisien.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 17 September 2026
31o
Kurs