Sabtu, 19 September 2026

Presiden Korsel Tegaskan Tak Akan Kirim Militer untuk Terseret Konflik Selat Hormuz

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Lee Jae-myung Presiden Korea Selatan mengambil sumpah jabatan dalam sebuah upacara di Majelis Nasional di Seoul pada tanggal 4 Juni 2025. Foto: Yonhap

Sejumlah aset dilaporkan sedang dipertimbangkan, termasuk pesawat patroli maritim, tim penjinak bahan peledak, serta sistem nirawak yang mampu mendeteksi dan membersihkan ranjau laut. Namun, Korsel menegaskan belum mengambil keputusan mengenai pengerahan aset tersebut.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur energi penting bagi Korsel. Konflik yang melibatkan Iran serta meningkatnya aktivitas kelompok Houthi Yaman di sekitar Selat Bab al-Mandab turut memicu kekhawatiran mengenai pelayaran dan pasokan minyak mentah.

Lee mengatakan Korsel sempat menghadapi kesulitan mendapat minyak mentah pada awal konflik karena sejumlah kapal menghindari perairan yang dianggap berisiko. (ant/fia/bil/faz)

 

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 19 September 2026
28o
Kurs