Namun, pemikiran kritis tersebut diarahkan agar tetap berada di dalam koridor ideologi, yakni keberpihakan terhadap rakyat kecil atau kaum Marhaen.
Melalui pelatihan dan diskusi tersebut, para mahasiswa dilatih untuk merancang sebuah rumusan kebijakan yang secara riil berpihak pada kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.
Hasto menyebutkan, antusiasme dan tanggapan positif mahasiswa yang hadir langsung ke Lenteng Agung telah menumbuhkan optimisme di dalam tubuh internal PDIP.
“Melalui Sekolah Partai inilah, tangan kanan partai melakukan pendidikan politik dan kaderisasi bagi calon-calon pemimpin masa depan,” urainya.
Saat disinggung mengenai kaitan program tersebut dengan kaderisasi generasi dan pemanasan mesin politik menuju Pemilu 2029, Hasto pun tak menampik hal tersebut.
NOW ON AIR SSFM 100

