Dua Tahun Prabowo-Gibran, PDIP: Biar Rakyat Sendiri yang Menilai
Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:33 WIB
Hasto Kristiyanto Sekjen DPP PDIP saat menyampaikan materi di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026). Foto: istimewa
Politikus asal Yogyakarta ini lantas menyinggung sejarah kelam masa lalu partai.
Selama 32 tahun era Orde Baru, PDI saat itu dilarang keras melakukan proses kaderisasi.
“Pembungkaman itu dimulai dari fungsi rekrutmen partai politik yang kemudian dihambat oleh kekuasaan,” kata Hasto.
Oleh sebab itu, di era demokratisasi saat ini, PDIP menjadikan Sekolah Partai sebagai mesin utama konsolidasi. Tidak hanya mahasiswa, sekolah ini juga menggembleng calon kepala daerah hingga anggota legislatif.
Tujuannya, partai ingin menjawab kebutuhan zaman dengan melahirkan figur pemimpin yang berkarakter, berintegritas, antikorupsi, serta memiliki desain teknokratik yang pro-rakyat.(faz/rid)