Jumat, 26 Februari 2021

Padukan Foto dan Puisi, Ekspresi Makin Lebih Luas

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan

Memadukan dua karya seni bisa jadi menjadikan hadirnya karya baru yang memberikan kesempatan berekspresi lebih luas bagi para pelakunya.

Itu juga yang dilakukan Yulius Widi Nugroho. Kesukaannya mengabadikan berbagai momen, peristiwa, atau pemandangan alam lewat jepretan kamera memunculkan keseruan baru saat foto-foto yang dibuatnya dipadukan dengan puisi.

“Rasanya makin seru. Ekspresi yang hadir lewat jepretan kamera itu saat dipadukan dengan puisi. Ada kebebasan baru dalam ekspresi itu. Foto-foto itu jadi makin punya makna,” terang Yulius Widi Nugroho, Senin (25/1/2021).

Biasanya, kata Yulius sebuah foto ditambahkan judul dan caption sebagai pelengkap. Foto jurnalistik misalnya ditambahkan judul dan caption yang menambahkan kejelasan pesan pada foto yang ingin disampaikan pada masyarakat pembacanya.

Dengan puisi, lanjut Yulius menurutnya memberikan keleluasaan bagi dirinya untuk menyampaikan ekspresi dalam bentuk foto yang sudah dibuat sebelumnya. Rasanya, lebih menyenangkan.

“Foto bisa jadi dihasilkan terlebih dulu. Lalu ditambahkan puisi. Biasanya memang ada obyek-obyek dalam foto itu yang sengaja dipilih bagi satu diantara kata kunci buat puisi. Ternyata makin punya kebebasan untuk menyampaikannya,” tambah Yulius.

Sebagai dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) iSTTS, kesukaannya pada foto dan puisi membuat Yulius di masa pandemi Covid-19 saat ini menekuni seni baru ini dengan satu diantaranya memperkenalkannya pada masyarakat luas melalui berbagai kesempatan.

“Berbagi dengan kawan-kawan lewat banyak kesempatan. Webinar Santai Sejenak Respon Foto dengan Puisi yang digelar House of Sampoerna adalah kesempatan memperkenalkan seni perpaduan antara foto dan puisi ini, ” pungkas Yulius.(tok/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Mobil Masuk Sungai di Jemursari

Surabaya
Jumat, 26 Februari 2021
25o
Kurs