Senin, 27 Mei 2024

Perhatikan 5 Hal Ini Agar Perjalanan Mudik dengan Kendaraan Pribadi Aman dan Nyaman

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi mudik menggunakan mobil pribadi. Foto: Bram suarasurabaya.net

Para pemudik disarankan untuk merencanakan perjalanan mudik dengan baik agar bisa berkendara secara aman dan nyaman menuju ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Berikut beberapa kiat berikut untuk merencanakan perjalanan mudik aman dan nyaman menggunakan kendaraan, seperti dilansir Antara dari laman resmi DFSK Indonesia, Sabtu (30/3/2024):

Rencanakan rute
Sebaiknya merencanakan rute perjalanan menuju ke kampung halaman serta mencari jalur-jalur alternatif yang bisa digunakan bila ada masalah tak terduga seperti kemacetan. Fitur navigasi GPS bisa digunakan untuk membantu perencanaan rute.

Selama berkendara pengemudi dianjurkan tidak menggunakan ponsel dan memanfaatkan panduan suara dari sistem GPS agar bisa berkonsentrasi dalam mengendarai mobil.

Jadwalkan perjalanan
Pemudik disarankan tidak melakukan perjalanan pada malam hari hingga dini hari guna meminimalkan kemungkinan mengantuk saat berkendara.

Ketika badan terasa lelah atau mengantuk setelah mengemudi selama tiga jam, pengendara dianjurkan beristirahat guna menghindari micro sleep, secara tiba-tiba tertidur selama beberapa detik saat berkendara.

Apabila sedang berpuasa, pengemudi sebaiknya berangkat menjelang waktu berbuka puasa atau setelah sahur.

Periksa kondisi kendaraan
Guna memastikan kendaraan dalam kondisi baik, bawalah kendaraan ke bengkel terdekat agar bisa diperiksa secara menyeluruh. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan setidaknya pada oli mesin serta oli filter, transmisi, gardan, minyak rem, minyak power steering, sistem pendingin mesin, ban, serta lampu-lampu.

Pastikan muatan tidak berlebih
Muatan mobil yang terlalu berat dan barang bawaan yang berukuran terlalu besar mempengaruhi kestabilan kendaraan dan berisiko membahayakan penumpang dan pengendara lain.

Kelebihan muatan juga menimbulkan bertambahnya jarak pengereman yang dibutuhkan sehingga menambah potensi bahaya serta membuat pemakaian bahan bakar menjadi tidak ekonomis. Jadi, baiknya pastikan muatan kendaraan tidak berlebihan sebelum berangkat mudik.

Jaga jarak aman
Selama perjalanan mudik, pengemudi harus menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Walaupun kendaraan-kendaraan terkini sudah dilengkapi fitur ABS untuk memastikan pengereman kendaraan yang efektif, lebih baik selalu waspada dengan menjaga jarak kendaraan dengan kendaraan di depannya.

Berdasarkan teori defensive driving, jarak aman antar-kendaraan adalah tiga detik dalam kondisi normal atau empat detik dalam keadaan hujan atau berkabut.

Selain itu, pemudik harus tetap berada di dalam jalur untuk mengurangi potensi benturan.(ant/iss)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Bus di Trowulan Mojokerto

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Surabaya
Senin, 27 Mei 2024
25o
Kurs